Rabu, 03 Desember 2014

UMY MENYELENGGARAKAN KONSER PERDAMAIAN UNTUK PALESTINA

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan konser perdamaian dan amal untuk palestina. Tingginya antusias dari puluhan masiswa dan mahasiswi maupun Umum untuk menghadiri konser selasa malam (2/12) di sportorium UMY.
Dalam konser perdamaian ini menghadirkan tim orchestra dan penyanyi local yaitu sunshine voice, paduan suara UMY dan serambi bagelen. dan menghadirkan langsung tim orchestra dari palestina Jerusalem Arabic Ensable yang berjumlah 12 orang, diantaranya shamira sebagai dari vokalis, Ala Ishaq, Mohammad Jamal Rioub, Hanin Jamal Rjoub, Rahaf Y. Madieh, Basil Fatihah, George Ghattas, Eleni Mustaklem, Hiba Omari, Husain, dan Jaqob Hammodeh sebagai musikus, serta manajer tim yaitu mohammed’Awar.
Kedutaan besar (DUBES) palestina di Indonesia, Fariz Mehdewi, ikut turut menghadiri dalam konser perdamaian untuk palestina, ia juga menyambut baik yang diselenggarakan oleh UMY. Bahkan mengucapkan terima kasih banyak pada masyarakat Indonesia, khususnya Yogyakarta dengan menyambut kedatangan tim orchestra dari palestina untuk mempererat tali hubungan silaturahmi antara Indonesia dan Palestina agar lebih dekat dalam langkah kemanusiaan untuk palestina, dan berterima kasih juga telah memberikan bantuan kemanusiaan yang diberikan dari masyarakat Indonesia” ujarnya.
Ia juga mengatakan kota Yogyakarta sebagai kota yang damai karena kondisi atmosfernya jauh lebih berbeda dengan negaranya di Palestina, oleh sebab itu ia mengharapkan kepada masyarakat Indonesia agar menyempatkan waktu untuk bisa berkunjung ke Palestina, dan beliau juga mengharapkan warga Indonesia lebih banyak berkunjung ke Yerusalem sebagai salah satu kota suci terdiri tiga agama. Dan Menghimbau masyarakat Indonesia mengetahui kondisi di negaranya dan mendukung atmosfer perdamaian” imbuhnya.

Di saat Ketua pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Samsudin dalam videonya pemaparan yang diutarakan pada malam Konser Perdamaian, Konser yang sebelumnya juga dilaksanakan di Jakarta pada Malam Minggu (30/11) itu merupakan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap masyarakat palestina. Oleh karena itu masyarakat palestina saat ini masih terus memperjuangkan kemerdekaannya atas Israel. “saya juga berharap, agar konser ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat Indonesia kepada masyarakat palestina, yang hingga saat ini masih berjuang di Medan perang untuk memperjuangkan kemerdekaan mereka” ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar