Senin, 08 Desember 2014

HMJ KKI UMY MENYELENGGARAKAN DISKUSI ILMIAH AL-QRU’AN SEBAGAI INSPIRASI SAINS TEKNOLOGI PERSPEKTIF KOMUNIKASI & PSIKOLOGI

Himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) komunikasi konsling islam (KKI) menyelenggarakan diskusi ilmiah al-quran sebagai inspirasi sains teknologi perspektif komunikasi & psikologi dan Untuk santunan anak yatim abu-dzhar al-ghifari. Seluruh mahasiswa KKI-KPI maupun dosen pembimbing wajib mengikuti diskusi ilmiah tersebut, senin (8/12) di gedung AR.Fakhrudin B/Lt.5.
Dalam diskusi ilmiah ini menghadirkan pembicara dari UGM “Veri Julianto M.Psi”. dan Dosen tetap jurusan Fakultas Agama Islam Komunikasi penyiaran Islam, “Dr. H. M Nurul Yamien, M.Si”. untuk memberikan pemaparan tentang menciptakan generasi umat berkembang yang berdasarkan Al-qur’an dan sebagai santunan anak yatim dan kalangan komunitas.
Ketua Jurusan (KAJUR) Komunikasi Dan Kepenyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) H. Fhaturrahman kamal Lc. M.Si. ikut turut memaparkan dalam sambutannya “sebagai konselor harus memiliki dinamika kehidupan triologi yaitu berilmu, beradab dan berdayaguna untuk menciptakan ilmu pengentahuan sehingga tidak mendikotomikan dengan satu sama yang lain, karena wujud sebuah dinamika yang ada dunia ini adalah satu yang saling berkaikatan”.
Ketua panitia Rahmat Arifin memberikan ulasan “hari yang berharga ini jangan disia-siakan karena ini sebagai pelajaran untuk menjadi wadah pendidikan dan pengalaman kedepan, dalam diskusi ini ICC bertujuan untuk hal Ibadah dan Al-qur’an sebagai pedoman hidup di dunia maupun di akhirat kelak, dan tak lupa juga memberikan santunan kepada anak yatim atas partisipasi social kemanusiaan maupun dalam ibadah dalam lingkup konselor”.
Pembicara diskusi Very Julianto mengatakan “alqur’an adalah sebagai obat atau al-syifa yang dapat dijelaskan secara ilmiah, makadari itu sebagai konselor perlu mengetahui titik permasalahan lingkungan dikalangan generasi muda zaman sekarang yang terpengaruh oleh kebiasaan dalam kekerasan contohnya penggunaan narkoba, sabu-sabu, menjual kakaknya demi mendapat apa yang ia inginkan, bukan hanya itu saja akan tetapi masih banyak yang harus diketahui dan jeli melihat terhadap bagaimana cara menyelesaikan sebuah masalah kedepannya. Dan nurul yamien mengungkapkan “setiap gerakan dalam sholat adalah santunan bagi kehidupan kita sehari dan mempunyai makna contohnya kita melihat budaya yang ada disekitar kita maupun budaya barat ketika ruku mereka akan memberikan hormat, takbirotul ihrom juga sebagai rasa ampunan dan sapaan kerhormatan dan berserah diri atas kesalahan yang apa dilakukan, tak hanya itu saja didalam Al-quranpun banyak makna perlu diketahui tentang tatakrama dalam kehidupan sehari-hari verbal maupun non verbal bahkan ada yang tidak kita ketahui makna kandungan isi Al-quran diluar nalar kita”.
Ketua HMJ ikram mengungkapkan “kita sebagai generasi muda harus berperan aktif dalam segala bidang, untuk menjujung tinggi peran sebagai konselor berilmu, beradab dan berdayaguna sehingga terciptanya masyarakat yang mulia, mengingat peran ICC sudah 9 tahun sampai sekarang dan bekerjasama dengan komunitas lainnya untuk memperluas wawasan generasi umat berkembang yang berdasarkan Al-Qur’an.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar